Tahun 2025 membawa cara baru dalam menikmati liburan. Wisatawan mulai meninggalkan pola lama yang cuma mengikuti destinasi viral dan beralih ke pengalaman yang terasa lebih personal. Sekarang, orang lebih peduli pada kenyamanan, keunikan, dan kesan jangka panjang dari setiap perjalanan. Pergeseran ini melahirkan tiga tren wisata yang semakin terlihat di berbagai negara dan jadi rujukan banyak traveler saat merencanakan liburan.
1. JOMO Travel (Kebalikan dari FOMO Travel)
Kamu pasti sering dengar istilah FOMO (fear of missing out), tapi saat ini mulai beralih ke JOMO alias joy of missing out. Konsepnya sederhana: menikmati liburan tanpa peduli tren yang lagi viral. Banyak wisatawan mulai bosan mengejar konten dan lebih memilih ketenangan. Mereka ingin benar-benar istirahat, bukan cuma ngumpulin foto buat diposting.
Pantai sepi di Sumba, desa kecil di Italia, atau kabin di tengah hutan jadi pilihan favorit. Intinya, liburan bukan lagi soal ikut arus, tapi menemukan versi bahagia sendiri.
2. The Phenomena List (Liburan untuk Melihat Keajaiban Alam)
Tren wisata kedua ini cocok buat kamu yang haus pengalaman langka. “The phenomena list” adalah gaya liburan yang berfokus pada peristiwa alam yang jarang terjadi. Contohnya, melihat aurora borealis di Islandia, menunggu gerhana matahari total di Meksiko, atau menyaksikan migrasi hewan liar di Afrika.
Jenis perjalanan seperti ini bukan cuma memanjakan mata, tapi juga bikin kita sadar betapa luar biasanya planet tempat kita tinggal. Banyak orang bahkan mulai menabung khusus hanya untuk satu momen fenomenal semacam ini.
3. Set-Jetting (Mengunjungi Lokasi Syuting Film Populer)
Dunia hiburan ternyata masih jadi inspirasi kuat dalam tren wisata global. Set-jetting, istilah untuk perjalanan ke lokasi film dan serial terkenal, makin digemari sejak era streaming merajalela.
Wisatawan kini nggak cuma pengin foto di depan landmark, tapi juga “merasakan” tempat yang pernah muncul di layar. Mulai dari Stasiun King’s Cross di London (Harry Potter) sampai kuil tua di Kyoto yang muncul di drama Korea. Di Indonesia sendiri, tempat seperti Nusa Penida dan Bali juga naik daun gara-gara sering tampil di film dan MV K-pop.
Tahun 2025 jadi titik menarik buat melihat arah baru tren wisata dunia. Orang-orang mulai sadar kalau liburan bukan perlombaan, tapi cara menemukan keseimbangan antara pengalaman dan ketenangan. Dan mungkin, inilah saatnya kita semua berhenti mengejar yang viral dan mulai menikmati apa yang benar-benar nyata.
Tentang Padmatour Organizer
Padmatour Organizer™ merupakan perusahaan penyedia layanan perjalanan dan event organizer yang berpengalaman dalam menangani wisata, insentif, serta event korporasi berskala nasional dan internasional. Padmatour Organizer™ menghadirkan beragam pilihan paket liburan untuk membantu Anda menikmati keindahan destinasi wisata dengan nyaman dan berkesan.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai paket open trip atau private, silahkan hubungi tim Padmatour Organizer™ melalui WA 08113000227.

